07. 01. 12. 04:18 am

Positif dan Negatif

Sebagai manusia kita memiliki berbagai macam emosi yang dapat kita rasakan. Setiap emosi yang kita rasakan dalam diri kita terpengaruh oleh berbagai peristiwa yang kita hadapi dalam keseharian kita. Perasaan senang, sedih, haru, kecewa, senang+sedih, kecewa+gembira dll. Aneh mungkin apabila melihat saya menuliskan sebuah ungkapan perasaan dalam bentuk dua emosi menjadi satu, bahkan keduanya saling bertolak belakang, namun pada kenyataannya kita sering merasakannya dalam keseharian. Banyak orang kemudian menyebut perasaan tersebut sebagai sebuah perasaan yang campur aduk. Mungkin orang ini baru saja memperoleh promosi jabatan, atau mendapat pasangan baru, atau bisa juga baru saja ditinggalkan oleh pasangannya (jangan berpikir kalau ini terjadi pada saya ha ha ha ha ), tapi itulah berbagai peristiwa yang selalu terjadi di sekeliling kita. Luapan emosi yang begitu besar, bisa menjadi suatu yang tak dapat dijabarkan dengan hanya sebuah kata atau kalimat. ya mungkin untuk orang-orang yang memiliki kemampuan imajinasi lebih dapat menuangkannya dalam bentuk syair, puisi, lagu, lukisan, drama, tarian, dan berbagai bentuk seni lainnya, namun itu hanyalah sebuah refleksi, bahkan mungkin hanya sebuah metafora, yang diciptakan untuk menggambarkan atau bahkan melebihkan luapan emosi yang sebenarnya. Bagaimanapun perasaan luapan emosi yang sebenarnya tidaklah dapat terdefinisikan, seperti kebanyakan orang akan berkata, “tak bisa kuungkapkan dengan kata-kata.”

Luapan emosi ini mungkin tidak dapat terdefinisikan, namun dapat termanifestasikan dalam bentuk tindakan kita. Berteriak, menangis, tertawa, tersenyum, mengerutkan dahi, mengusapkan tangan, menggerakkan kaki dengan cepat, melempar barang, menuliskan sesuatu di laman jejaring sosial atau bahkan hanya terdiam dan menerawang. Setiap bentuk manifestasi yang kita keluarkan akan memperlihatkan pancaran energi yang nampak di hadapan orang lain. Baik langsung atau tidak, pancaran tersebut akan berpengaruh pada orang lain pula. Saya percaya bahwa, setiap luapan emosi memang tidak sepantasnya untuk dipendam, namun bagaimana kita menata luapan emosi kita menjadi suatu hal yang dapat memancarkan energi yang baik. tidak selamanya ketika kita marah, kita harus berteriak-teriak atau menghancurkan barang-barang, daripada melakukan itu kita dapat melakukan hal lain, seperti duduk dan meminum segelas air alih-alih kita membanting gelas tersebut, atau bernyanyi lagu rock alih-alih kita beteriak mengumpat. Oke mungkin kata dan kalimat saya terbaca terlalu naif, tapi kenapa kita harus memandang sesuatunya buruk terlebih dahulu alih-alih suatu hal yang positif. Orang mau berbuat baik selalu prasangka buruk terlebih dahulu yang muncul, orang ingin melakukan sesuatu yang positif dikatakan naif, dan akan ditambah dengan kata-kata “ini dunia realita bukan infotainment”. Ha ha ha ha ha ha ha … tapi dipikir-pikir saya berprasangka buruk juga dong kalo saya bilang “orang” akan berkata naif, lihat maksud saya kan, saya berprasangka pada si “orang”. Ya memang saya akui memang kehidupan ini tidak selamanya indah, itu memang sebuah konsekuensi, keburukan sudah menyatu dengan keindahan itu sendiri, tapi kalau keindahan terasa lebih nyaman mengapa kita fokus pada keburukan, yang kita tahu kita tidak dapat menolaknya juga, jadi tidak usah memikirkan atau merisaukan suatu hal yang pasti kita rasakan. Nikmati sajalah.

05. 08. 12. 02:41 pm ♥ 8

Rempah dan Perubahan Peta Kekuatan Maritim di Nusantara

rempah:

Sebelum perdagangan maritim dengan melalui rute rempah-rempah (spice route) berkembang semenjak awal abad Masehi, rempah-rempah dari kepulauan Indonesia belum menjadi komoditi perdagangan global. Rempah-rempah yang dikonsumsi oleh bangsa Mesir, Yunani, dan Romawi awal tentu tidak berasal dari kepulauan Indonesia tetapi berasal dari daerah lain seperti lada dari Gujarat (India) dan kayu manis dari Srilangka.

Read More

via rempah
05. 06. 12. 07:25 pm
Sweet . . High-res

Sweet . .

05. 06. 12. 06:57 pm

Korean style

05. 03. 12. 02:20 pm
04. 18. 12. 06:41 am

Believe in Allah

Salah satu ilmu yang mendasar dalam ajaran agama Islam adalah ilmu Tauhid, ilmu mengenai sifat keesaan Tuhan, bahwa tiada Tuhan selain Allah. ini lah yang menjadi dasar baik Islam ataupun kehidupan makhlukNya. saya bukanlah ahli agama, saya bukan alim ulama yang memiliki pemahaman yang dalam mengenai hukum-hukum Allah, saya hanya manusia biasa yang ingin menapaki sebuah jalan, yang menginginkan sebuah pemahaman. terkait dengan ketauhidan, apa yang saya pahami tentang ketauhidan adalah bahwa Allah adalah Tuhan saya yang satu, saya tidak boleh menyekutukannya, dan saya hanya boleh mempercayakan, menyandarkan, dan mengembalikan segala urusan kepada Allah semata. kemudian saya mendapatkan sebuah ilmu yang saya serap dari ucapan salah seorang yang berilmu bahwa, kandungan keesaan Allah adalah bahwa, segala kekuasaan ada di tangan Allah, bahwa semua yang ada di bumi dan langit, dunia dan akhirat merupakan milikNya semata. 

begitu besar kekuasaan Allah, hingga kita diperintahkan memohon hanya kepada Allah, karena hanya Allah yang dapat mewujudkannya. tapi seberapa besar tingkat kepercayaan kita terhadap Allah. saya coba membuat ilustrasi, suatu ketika badrul pergi ke pasar untuk membeli ikan gurami, ikan gurami yang ada di pasar kisaran harganya dari 30-45 ribu per ekor, badrul akan membeli dua ekor dan badrul memiliki uang dikantongnya sebesar 150 ribu. dengan uang sejumlah itu badrul memiliki keyakinan bahwa dia mampu untuk membeli dua ekor ikan gurami. bagaimana apabila badrul hanya memiliki uang 35 ribu, yakinkah badrul untuk dapat membeli 2 ekor ikan gurami. jawabannya bisa iya bisa tidak, tapi kebanyakan orang selalu mengukur kemampuannya, apabila dia tidak memiliki kemampuan lebih atau setidaknya sama dengan apa yang ingin diperolehnya, maka orang itu pasti urung melakukannya. namun ingatlah bahwa tidak ada kekuasaan yang melebihi kekuasaan Allah, mintalah kepada Allah maka akan diberikan, bahwasanya Allah sesuai dengan prasangka hambaNya. ada sebuah kisah yang saya dapatkan dari ustadz Yusuf mansyur, mengenai orang yang sungguh percaya kepada kekuasaan Allah. alkisah ada seorang yang mengirimkan kisah ini melalui surel kepada ustad yusuf, orang ini bercerita dalam surelnya bahwa, setelah dia mendengarkan ceramah ustadz mengenai Tauhid, orang ini langsung mempraktekkannya dengan keyakinan yang maksimal. dia menceritakan bahwa suatu ketika, dia hendak berbelanja ke sebuah supermarket besar, namun dia tidak akan membawa uang atau alat tukar seperti atm atau kartu kredit atau yang lainnya. dia tinggalkan semua itu dirumah, dia hanya membawa sebuah keyakinan bahwa semua yang ada di dunia ini milik Allah dan jika Allah berkenan, dan dia yakin Allah berkenan, karena dia percaya secara utuh kepada Allah dia akan mendapatkan apa yang diinginkannya. maka berangkatlah dia dengan berbekal keyakinan itu, sesampai di super market, diambillah troli blanjaan, dan berbelanjalah dia, sesuai dengan apa yang dibutuhkannya, setelah semua tercukupi, mengantrilah dia di kasir, dan dia masih yakin bahwa tanpa uang, karena ini milik Allah, dan dia percaya pada Allah akan memberikan apa yang dia butuhkan maka dia tenang dan tetap pada antrian. tanpa di duga dan tanpa di rencanakan, ternyata orang yang berada persis di belakangnya pada saat mengantri adalah muridnya (kebetulan dia adalah seorang guru) yang sudah katakanlah sukses, mereka saling tegur sapa, dan tanpa diminta, dengan sendirinya si murid ini membayar semua belanjaan orang tersebut. Subhanallah, itulah kebesaran kekuasaan Allah, apabila Dia berkehendak tidak ada yang dapat menghalanginya. 

kisah itu hanya lah sebuah ilustrasi, dan bahan instrospeksi diri bagi kita, bahwasanya ketika kita berikrar kita beriman, percaya kepada Allah maka secara otomatis kita harus menjalankan paket “percaya” kepadaNya. kita percaya akan perintah-perintahNya, aturan-aturan yang dibuatNya, dan tentunya percaya bahwa   apapun bisa terjadi atas kehendak Allah. dengan kita percaya dan menjalankan segenap perintah dan aturannya, maka kita pun mendapatkan hak untuk percaya bahwa Allah selalu ada untuk kita, kita hanya memohon, dan selalu berprasangka positif maka apa yang menjadi hajat kita dapat mewujud, meski dalam pandangan manusia kondisinya tidak memungkinkan, tetapi tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah. 

sekali lagi saya hanya manusia biasa yang tidak memiliki ilmu apapun kecuali hanya sangat sedikit, saya hanya ingin memperoleh pemahaman dan ilmu. dan yang pasti saya tidak pernah luput dari kesalahan … .

02. 19. 12. 02:18 am ♥ 27649
wowfunniestposts:

 Follow this blog and laugh some more 
High-res

wowfunniestposts:

Follow this blog and laugh some more

(Source: aintiitfunlivingintherealworld)

via tumblegags
02. 19. 12. 01:13 am ♥ 25152
via leilockheart
05. 15. 12. 12:35 am

Imagination is more important than knowledge. For knowledge is limited to all we now know and understand, while imagination embraces the entire world, and all there ever will be to know and understand.

-Albert Einstein-

05. 06. 12. 08:08 pm ♥ 1

dari LIDAH turun ke PERUT nyangkut di HATI

ada pepatah mengatakan “dari mata turun ke hati”, pepatah ini sering kali muncul bagi orang-orang yang tengah jatuh hati . . tapi bagi saya pepatah ini kurang panjang hahahaha . . maka saya lebih suka dengan pernyataan yang tertera dalam judul “dari lidah turun ke perut nyangkut di hati” …

tapi saya lagi nggak ngomongin soal kasmaran atau cinta-cintaan . . saya lagi mau ngomongin soal makanan. yup. makan adalah kegiatan yang setiap hari kita lakukan, dan makanan adalah objek yang menjadi korban subjek (setidaknya begitulah penjelasan guru bahasa Indonesia saya saat di bangku SMP, ketika menjelaskan konsep SPOK). manusia tidak akan bisa hidup apabila selamanya manusia tidak pernah makan, yaaa setidaknya ini justifikasi kebanyakan orang. dengan demikian makanan menjadi hal yang sangat penting, bahkan makanan memiliki strata yang lebih tinggi dibandingkan tempat tinggal, tapi memang masih di bawah pakaian sih (sandang, pangan, papan). jadi setelah orang berpakaian, hal kedua terpenting adalah makan, baru setelah itu bertempat tinggal. jadi nggak masalah orang ga punya rumah, asal dia masih bisa makanan tanpa telanjang. 

tapi bagi sebagian “macam” orang lebih mementingkan makan dibandingkan pakaian dan tempat tinggal, jadi dia nggak punya tempat tinggal + pakaian, tapi tetep makan, dan siapakah mereka  …  exactly mereka adalah orang gila :p 

anyway . . kembali ke masalah makanan, ada banyak sekali jenis makanan, yang beraneka rupa dan rasa sesuai dengan masyarakatnya. berbagai macam olahan bahan makanan terhidangkan baik di meja, diatas tikar, tempat tidur, atau langsung di tangan anda semua. setiap menu yang ada akan selalu memberikan kesan yang berbeda bagi setiap lidah yang memakannya.

saya bersyukur kepada Allah, yang menciptakan lidah manusia dengan kemampuan untuk mengecap berbagai rasa (manis, asam, asin, pahit, pedas, dll), kecapan rasa yang merasuk dalam syaraf lidah dapat menimbulakan berbagai macam perasaan dan emosi (senang, amarah, sedih, bahagia, kasmaran, dll). kombinasi rasa itu kemudian turun ke perut, dan seringkali membuat kita menjadi lebih nyaman (kenyang), atau malah justru membuat kita kerepotan (mondar-mandir ke kamar kecil). berbagai macam sajian telah dapat memberikan pengalaman yang berbeda, namun sajian yang diolah dengan sempurna, baik kombinasi bahan dan bumbu maupun tampilan penyajian, yang dapat memberikan kesan yang mendalam dan bersemayam dalam hati kita. 

Food not just empty thing, Food have a Soul . . 

05. 06. 12. 07:03 pm

Indonesian style …

05. 06. 12. 06:43 pm

Europe-Meditteranian style

04. 28. 12. 12:36 am

Modus Anomali

Modus Anomali merupakan salah satu karya sinema yang dihasilkan dari sutradara berbakat Joko Anwar. Bintang utama film ini adalah Rio Dewanto, seorang aktor yang telah banyak membintangi sejumlah judul film layar lebar dan film televisi. beberapa tokoh dalam film ini juga diperankan oleh aktor dan aktris Indonesia yang juga telah banyak malang melintang di dunia layar perak seperti Surya Saputra dan Marsha Timothy. 

"Film Modus Anomali ini mengisahkan tentang keluarga yang sedang berlibur di tengah hutan, dimana mereka tinggal disebuah pondok rumah. suatu ketika di tengah keasyikan waktu liburan mereka, mereka kedatangan seorang tamu yang tidak diundang. tamu ini telah membawa teror bagi keluarga tersebut." <—- ini merupakan petikan gambaran sinopsis yang banyak beredar di media dalam menceritakan kisah film tersebut. 

Sebelum saya mengulas apa yang menjadi perhatian saya dalam film ini, saya akan memberikan deskripsi terlebih dahulu mengenai kata anomali. istialah atau kata anomali banyak digunakan dalam berbagai bidang, seperti kita sering mendengar istilah anomali air dalam bidang sains fisika, atau anomali cuaca dalam bidang geofisika dan berbagai bidang lainnya. anomali sendiri merupakan gambaran dari sebuah kondisi yang janggal atau aneh, setidaknya makna itu yang ada dalam kamus. atau ada literatur yang mendefinisikan anomali sebagai pertemuan kondisi ketaknormalan dan penyimpangan. saya sendiri lebih nyaman memaknai anomali sebagai kondisi “abu-abu”, kondisi dimana apa yang nampak di permukaan merupakan hasil dari penjalinan apa yang tak nampak dipermukaan, dan itu diterima sebagai realitas yang ganjil. 

Plot cerita yang disajikan dalam film Modus Anomali ini sebetulnya cukup sederhana, bahkan banyak penonton yang berkomentar bahwa film ini membosankan, karena memang dinamika filmnya tidak terlalu tajam cenderung monoton. dimana tokoh utama terus berlarian dan berusaha untuk bertahan hidup. sepanjang pemutaran film, fokus utamanya adalah pergerakan tokoh itu sendiri, bisa dikatakan film ini minim dialog.

apa yang menjadi fokus perhatian saya adalah film ini tidak hanya menyajikan kondisi anomali dalam cerita yang nampak secara gamblang, tetapi juga kondisi anomali dalam ranah yang tersirat, yang dapat dirasakan setelah kita menonton film tersebut, atau saya mengistilahkan after taste anomaly. dari awal cerita sutradara mengarahkan penonton untuk mengikuti alur sudut pandang tokoh utama. kita diarahkan ke dalam sebuah plot cerita mengenai sebuah keluarga yang dikejar dan akan dibantai oleh seorang sosok misterius yang ada di luar lingkaran keluarga tersebut. pola cerita seperti ini sering digunakan dalam film-film bergenre thriller sebut saja seperti film I Know What You Did Last Summer atau Scream. penonton diarahkan untuk menjawab sebuah teka-teki mengenai siapa tokoh misterius tersebut. dalam film thriller yang umum, pelaku kejahatan adalah orang dari kelompok lingkar dalam sendiri atau benar-benar di luar lingkar dalam kekerabatan para korban. semua karakter yang ada dalam umumnya film thriller dibuat menjadi abu-abu, yang mana semua memiliki kemungkinan untuk menjadi pelaku kejahatan. atau menampakkan sosok pelaku kejahatan tersebut yang secara otomatis menunjukkan bahwa dia bukan salah satu dari korban.

yang menarik dalam film Modus Anomali ini, dan bisa saya katakan disinilah letak anomalinya, adalah penonton tidak diberi klu, atau bahkan secara sengaja diarahkan untuk berpikir pada satu asumsi saja yang terlihat sudah pasti tapi ternyata faktanya tidak demikian. penonton baru akan menyadarinya setelah sampai pada akhir cerita dan sebenarnya akhir ceritanya hanya sebagai tambahan penjelas saja.

sejak awal penonton diarahkan untuk berpikir bahwa Rio Dewanto adalah korban bersama keluarganya, dimana istrinya dibunuh dan kedua anaknya terpisah dari dirinya, dan mereka sedang dikejar-kejar oleh sosok misterius yang akan membinasakan mereka semua. digambarkan dalam film tersebut Rio Dewanto terus berusaha untuk hidup dan mencari anak-anaknya serta berusaha untuk melawan sosok misterius yang mengejar mereka. di tempat yang lain, ada dua sosok anak yang sedang bertahan hidup pula dan mencari ayahnya. nah apabila kita melihat dalam sudut pandang yang seperti ini seolah-olah antara apa yang dilakukan Rio Dewanto sejalan dengan kedua anak ini, bahwa mereka sedang saling mencari, bahwa mereka adalah satu keluarga. namun ada informasi yang dihilangkan dan sengaja diletakkan pada akhir cerita supaya penonton tetap terarahkan pada cerita bahwa mereka adalah satu keluarga yang sedang dikejar sosok misterius dan akan muncul komentar-komentar penonton saat berlangsungnya film, yang seharusnya komentar itu tidak perlu terlontar.

pada kenyataannya satu relitas yang nampak ini terbangun dari dua realitas yang berbeda, dan ini baru akan diketahui setelah diakhir cerita, itu pun tidak secara eksplisit. realitas pertama adalah bahwa hilangnya ingatan Rio Dewanto adalah pengaruh dari suatu obat yang digunakannya, dan semua yang dilakukannya tanpa kesadaran itu murupakan dari bagian permainan pikiran yang sedang dimainkannya dengan suatu perencanaan yang matang. realitas yang kedua adalah kedua anak tersebut memang sedang mencari ayahnya, tetapi bukan Rio Dewantolah Ayah mereka. informasi mengenai dua realitas ini sengaja di hilangkan, bertujuan justru untuk membangun sebuah realitas baru yang merupakan asumsi yang biasa dipikirkan orang ketika menonton film bergenre thriller, tetapi ternyata asumsi itu menyesatkan.  

pola seperti ini sangat jarang ditemukan dalam film bergenre thriller bahkan saya sendiri tidak menemukan pola yang sama dalam film-film yang pernah saya tonton (ya saya memang belum terlalu banyak menonton film). saya  mengapresiasi ide film ini karena masih sedikit yang mampu membuatnya. maju terus perfilman Indonesia

02. 19. 12. 02:32 am ♥ 107946

When you give someone a long ass explanation & they don't get it.

wowfunniestposts:

Want to relax yourself? Click here.

(Source: fkyeahchristine)

via tumblegags
02. 19. 12. 01:44 am ♥ 47269
wowfunniestposts:

Now this is what I call hilarious - wowfunniestposts

wowfunniestposts:

Now this is what I call hilarious - wowfunniestposts

via tumblegags